Search

Tanda dan Gejala Kanker Payudara


Saat Anda menemukan sesuatu yang mencurigakan pada payudara Anda ketika melakukan SADARI, jangan panik dan khawatir, beberapa perubahan adalah normal dan umum terjadi. Akan tetapi, jika perubahan itu tidak segera berlalu, segera periksa ke dokter untuk mengonfirmasi kondisi yang sedang Anda alami. Berikut adalah tanda dan gejala yang umum terjadi pada kanker payudara:

· Kulit pada payudara menebal

Mungkin Anda akan merasakan perubahan kulit yang terasa lebih tebal dan/atau terdapat benjolan pada payudara Anda. Hal ini merupakan normal dan umum terjadi pada saat Anda mengalami siklus menstruasi dan masa pemberian ASI. Akan tetapi, jika area menebal yang tidak segera berlalu atau melebar pada area yang lain, hal ini dapat menjadi tanda dan gejala kanker payudara. Area yang menebal dapat menunjukkan kondisi inflamasi/peradangan pada kulit atau bagian dalam organ payudara.

· Lekukan pada payudara

Lekukan pada payudara yang menyerupai lesung pipit dapat terjadi ketika Anda menggunakan baju atau bra yang ketat. Akan tetapi, jika lekukan tidak segera berlalu hal ini dapat menjadi tanda dan gejala kanker payudara. Hal ini dapat terjadi ketika tumor/benjolan pada bagian dalam payudara menarik kulit pada permukaan payudara ke dalam sehingga terbentuk lekukan. Tumor/benjolan ini terkadang dapat dirasakan dengan tangan dan terkadang tidak dapat dirasakan. Untuk mendeteksi lekukan pada payudara, umumnya lebih mudah dirasakan/dilihat ketika Anda mengangkat lengan di atas kepala. Cara deteksi ini merupakan salah satu langkah pada SADARI

· Puting payudara yang mengeras

Puting yang mengeras dapat menjadi tanda/gejala kanker payudara, yang dikenal dengan “Paget’s disease”. Puting yang mengeras dapat terjadi ketika sel kanker telah menyebar ke bagian dalam payudara dan berkembang pada puting payudara, membentuk permukaan kemerahan atau keputihan seperti kudis dan tidak berlalu dalam jangka waktu yang lama.

· Merah atau panas

Kulit yang memerah atau panas pada payudara biasanya disebabkan oleh infeksi atau kondisi umum yang berkaitan dengan pemberian ASI atau karena eksim. Akan tetapi, jika terapi atau pemberian antibiotik (dari dokter) tidak menunjukkan kemajuan dalam mengatasi kulit merah dan panas ini, hal ini dapat menjadi tanda/gejala inflamasi kanker payudara. Sel kanker akan menghalangi aliran darah pada jaringan getah bening sehingga menyebabkan bengkak, kemerahan dan terasa panas. Jika keadaan ini masih berlangsung 1 minggu setelah pemberian antibiotik (dari dokter), maka segera ke dokter spesialis payudara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

· Keluarnya cairan dari puting payudara

Keluarnya cairan dari puting payudara merupakan hal yang biasa terjadi dan umumnya tidak berbahaya. Hal ini berkaitan dengan pertumbuhan payudara, infeksi, kista, kehamilan, atau pada masa pemberian ASI. Akan tetapi, jika cairan yang keluar dari puting payudara berupa darah atau disebabkan oleh kondisi selain yang telah disebutkan di atas, ada baiknya Anda segera ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

· Luka pada payudara

Kanker payudara pada satu waktu dapat berkembang hingga merusak jaringan kulit dan menyebabkan luka terbuka pada payudara. Terkadang luka ini dapat menghasilkan cairan dan bau yang tidak sedap karena infeksi. Luka ini juga umumnya dibarengi dengan benjolan keras yang dapat diraba oleh tangan.

· Benjolan

Terkadang terdapat benjolan pada payudara, tetapi tidak semua benjolan otomatis merupakan kanker payudara. Benjolan dapat berupa kista yang berisi cairan atau tumor jinak yang umumnya disebut FAM. Akan tetapi, untuk mendapatkan kepastian yang jelas, jika Anda menemukan benjolan pada payudara, ada baiknya Anda memeriksakan diri pada dokter untuk mengetahui sifat benjolan yang ada. Berbagai pengujian dapat dilakukan, diskusikan bersama dokter Anda.

· Puting payudara yang masuk ke dalam

Jika Anda merasakan puting payudara yang berubah, menjadi rata atau tertarik ke dalam, hal ini mungkin dapat menjadi tanda/gejala kanker payudara yang sedang berkembang. Segera periksa ke dokter untuk mengetahui kondisi payudara Anda.

· Pertumbuhan pembuluh darah vena yang jelas pada payudara

Pembuluh darah vena yang terlihat pada payudara merupakan kondisi yang jarang terjadi. Pertumbuhan pembuluh darah baru biasanya bukan merupakan tanda/gejala kanker. Umumnya ini disebabkan oleh peningkatan berat badan, efek pemberian ASI, atau karena Mondor’s disease. Akan tetapi, jika pembuluh darah menjadi semakin jelas dan diikuti dengan pembengkakan, gejala ini mungkin berkaitan dengan kanker payudara. Segera periksa ke dokter untuk mengetahui kondisi payudara Anda.

· Perubahan bentuk atau ukuran payudara

Perubahan bentuk atau ukuran pada payudara adalah hal yang umum terjadi ketika Anda berada dalam masa pemberian ASI. Akan tetapi, jika salah satu payudara Anda tiba-tiba berubah ukuran dan bentuk tanpa alasan yang jelas dan tetap dengan kondisi seperti itu walaupun sudah selesai masa menstruasi, gejala ini mungkin berkaitan dengan kanker payudara. Segera periksa ke dokter untuk mengetahui kondisi payudara Anda.

· Kulit jeruk

Kondisi ini disebut “peau d’orange”, yaitu ketika terjadi perubahan pada kulit payudara Anda yang menyerupai kulit jeruk. Kulit payudara Anda dapat berubah warna atau mungkin juga tidak. Gejala ini dapat berkaitan dengan kanker payudara. Segera periksa ke dokter untuk mengetahui kondisi payudara Anda

· Benjolan keras

Gejala/tanda yang paling umum ditemukan pada kanker payudara adalah benjolan yang bersifat keras dan tidak berpindah jika diraba. Benjolan ini dapat berukuran besar atau kecil dan memiliki bentuk apapun. Suatu benjolan tidak selalu mudah dirasakan, oleh karena itu deteksi dini kanker payudara dengan menggunakan mammogram sangatlah penting dilakukan secara rutin. Mammogram dapat mendeteksi benjolan yang belum dapat dirasakan oleh tangan. Kebanyakan benjolan bersifat jinak. Akan tetapi, jika Anda menemukan benjolan yang keras yang tidak segera hilang setelah siklus menstruasi Anda, jangan remehkan benjolan tersebut. Segera periksa ke dokter untuk mengetahui kondisi payudara Anda. Semakin cepat kanker payudara ditemukan, semakin mudah kanker payudara untuk diobati.

Namun, terdapat beberapa kondisi lain yang tanda dan gejalanya mirip dengan kanker payudara, sehingga memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Kondisi-kondisi tersebut adalah

· Kista payudara, yaitu benjolan payudara yang berisi cairan. Kista payudara umumnya ditemukan pada wanita dengan usia 35-50 tahun.

· Fibroadenoma atau fibroadenoma mamme (FAM), yaitu tumor jinak yang paling umum ditemukan pada wanita dengan usia 15-35 tahun

· Hiperplasia, yaitu proliferasi (pembelahan) sel-sel pada lobus atau ductus payudara

· Kalsifikasi, yaitu penumpukan kalsium pada payudara

· Papilloma, yaitu pertumbuhan tumor kecil pada lapisan dinding saluran ASI (ductus) dan umumnya ukuran tidak melebihi 0.5-1.0 cm

· Tumor Phyllodes, yaitu tumor yang cenderung berkembang dan membesar secara cepat, terkadang sampai dengan ukuran 8-10 cm

· Infeksi pada payudara, yaitu benjolan karena infeksi. Umumnya benjolan ini menyebabkan nyeri dan menunjukkan perubahan pada kulit payudara seperti menjadi merah dan bengkak

Dari kondisi-kondisi ini, hyperplasia diyakini sebagai salah satu faktor risiko kanker payudara, sedangkan kalsifikasi dapat menjadi indikasi dari bentuk awal kanker payudara.


Referensi

What is breast cancer? , Breast Cancer Foundation, https://www.bcf.org.sg/learn-more/what-is-breast-cancer/

Breast Cancer, Singapore Cancer Society, https://www.singaporecancersociety.org.sg/learn-about-cancer/types-of-cancer/breast-cancer.html

Breast cancer, Cancer Research UK, https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/breast-cancer

Know Your Lemons, Worldwide Breast Cancer, https://worldwidebreastcancer.org/

Source: iccc.id


11 views0 comments

Recent Posts

See All